Selasa, 27 Desember 2016

ilmu filsafat “the mother of science”


Farid Herdyawan
2227150125
1. Jelaskan maksud pernyataan bahwa ”filsafat dapat mendorong berkembangnya ilmu” (philosophy is the mother of science).
Filsafat merupakan inti dari pandangan hidup seseorang terhadap suatu ilmu. Kenapa disebut sebagai mother of science? Karena dari ilmu filsafat tersebut seseorang akan mengembangkan ilmu yang ada. Melalui filsafat dia akan mengetahui banyak hal yang sebelumnya belum terungkap dalam teori. Filsafat akan mengembangkan wawasan seseorang akan hal-hal yang baru, bahkan ddapat muncul ilmu-ilmu baru. Pada intinya, filsafat akan menambah wawasan seseorag sehingga akan menimbulkan hal-hal baru bahkan akan muncul ilmu-ilmu baru dari pengembangan wawasan ilmu filsafat tersebut. Jaidi, tanpa filsafat tak akan ada lahir ilmu-ilmu yang dapat kita pelajari saat ini.
 2. Salah satu karakteristik berpikir filsafati adalah komprehensif. Jelaskan hal itu dan beri ilustrasi secukupnya dalam bidang keilmuan.
Berpikir secara komprehensif adalah berpikir secara menyeluruh atau total. Sebagai contoh ilustrasi, sebuah mobil yang dihadapkan pada 3 profesi yaitu seorang guru, pedagang, dan montir. Dari ketiga profesi tersebut akan muncul pula tiga pemikiran yang berbeda. Seorang guru akan berpikir bagaimana cara membuat mobil dan komponen apa saja yang ada didalamnya, seorang pedagang akan berpikir bagaimana cara menjadikan mobil tersebut layak untuk dijual, dan untuk seorang montir akan berpikir bagaimana cara merawat mobil tersebut agar nyaman untuk dikendarai. Hal itu tidak akan terjadi jika orang tersebut berpikir filsafati secara komprensif. Dia akan berpikir dan menjelaskan segala hal yang berhubungan dengan mobil tersebut secara keseluruhan, tidak terpaku pada satu bidang keahlian atau pada satu bidang keilmuan saja.
 3. Secara ontologis, objek kajian ilmu adalah sesuatu yang dapat diamati dan diukur. Setujukah Anda dengan pernyataan itu? Jelaskan pendapat Anda dengan disertai dengan ilustrasi yang konkret.
Saya setuju jika dikatakan bahwa ilmu adalah sesuatu yang dapat diamati dan diukur. Sesuatu dapat dikatakan ilmiah adalah apabila dia bersifat objektif. Dapat dinilai dari luar maupun dari dalam, objek yang dinilai dapat berupa objek yang ada maupun yang mungkin ada. Dikatakan mung ada karena masih harus diuji keberadaannya. Ilustrasi, seorang ilmuwn akan meneliti tentang perlakuan seorang guru yang memiliki peranan penting untuk meningkatkan pengetahuan siswanya. Walaupun terlihat tidak nyata, tetapi disini ilmuwan tetap membutuhkan objek kajian yang dapat diukur. Yang dapat diukur sikap dari seorang guru untuk meningkatkan pengetahuan dari siswanya dan pengetahuan  dari siswa yang dapat diukur dengan beberapa tes atau wawancara.
 4. Apa yang dimaksud dengan metode ilmiah dan bagaimana metode tersebut teraplikasikan dalam kegiatan penelitian ilmiah?
Metode ilmiah adalah metode pemecahan masalah yang menggabungkan antara teori dengan kenyataan yang ada. Ilmuwan menggunakan metode ilmiah untuk memecahkan masalahnya secara sistematis. Yang dimulai dengan adanya masalah, pengajuan latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat dilakukannya penilitian. Kemudian ilmuwan akan menghasilkan kerangka berpikir yang didapat dari menganalisis dan mensintesis teori yang sudah ada. Dari kerangka berpikir tersebut dapat ditarik sebuah hipotesa yang bertujuan untuk membandingkan kenyataan dan hipotesa. Untuk mengetahui apakah hiopotesanya benar maka dilakukanah pengumpulan data yang relevan kemudian diolah dan dianalisis sehingga dapat ditarik kesimpulan apakah kenyataan yang ada sesuai dengan hipotesa yang telah diajukan atau tidak.
 5. Bagaimana Anda melihat sumbangan ilmu terhadap agama dan sumbangan agama terhadap ilmu?  Berikan penjelasan secukupnya, disertai dengan ilustrasi tentang hal tersebut.
Ilmu tanpa agama = lumpuh, agama tanpa ilmu = buta. Ilustrasi, agama Islam merupakan sumber pengembangan ilmu, semua ilmu yang ada di muka bumi sudah tertulis di Al-Qur’an dan Al-Hadist, jadi ilmu yang saat ini sudah dikembangkan oleh ilmuwan hanyalah meneruskan dan mengembangkan apa yang telah tertulis di Al-Qur’an.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar